Kroketer blog - Mendengar istilah ponsel dengan layar bisa dilipat, mungkin Kroketers tidak akan ragu menujukkan pandangan kepada Samsung dengan Galaxy Z Fold serisnya. Namun, saking awamnya mengenai teknis dari teknologi layar yang bisa dilipat ini pasti sebagian dari kita pun akan memiliki kekhawatiran mengenai ketahanan atau durability dari jenis ponsel seperti ini.
Selengkapnya..
Dari sekian tes ekstrim itu; mulai dari menyalakan api pada layar, memasukan debu dengan sengaja pada engsel, serta berkali-kali memberikan goresan dan membengkokkan bagian layar. Sebagian besar percobaan itu tidak berarti apa-apa; secara wajar Galaxy Z Fold 6 bisa bertahan.
Namun, dua masalah ini mungkin perlu diperhatikan.
Pertama, adalah pada saat pengujian debu. Pihak Samsung menilai Galaxy Z Fold generasi ke 6 nya ini memiliki ketahanan pada objek cair dan padat. Dibandingkan seri terakhirnya, Galaxy Z Fold 6 membiarkan debu masuk lebih banyak sehingga menyebabkan bunyi tidak nyaman yang keluar dari engsel setelah debu masuk.
Untuk masalah yang kedua, ini tidak terjadi pada generasi sebelumnya yakni kemunculan api pada saat pembongkaran satu per satu layer pada layar. Masalah tersebut tidak ada hubungannya dengan baterai, mungkin terjadi karena ada kabel pita yang rusak saat pembongkaran. Sepertinya, masalah ini tidak perlu terlalu di khawatirkan, mengingat konteks dari proses terjadinya.
Dalam hal daya tahan, Samsung menggembar-gemborkan "Galaxy Z Assurance" barunya pada Fold 6 tahun ini, yang memastikan pembeli Fold 6 mendapatkan penggantian pelindung layar gratis dan diskon perbaikan layar selama dua tahun.
![]() |
image credit: youtube |
Komentar
Posting Komentar